Hidup seperti lingkaran, kadang di atas, kadang di bawah, dan biasanya hanya memiliki satu radius maksimal.  Maksudnya, seberapapun kita terlempar, kita tidak akan melewati besar radius maksimal itu.  Bukankan kadar rejeki setiap manusia sudah ditetapkan oleh yang punya alam ini (Gusti Allah).

Perjalan hidup, dari mulai limit t –> 0 sampai kita dipanggil oleh yang kuasa, biasanya menyerupai fungsi normal.  Dalam ilmu statistik fungsi ini sangat terkenal, karena hampir semua perhitungannya menggunakan pendekatan distribusi normal.  Dari bawah naik menuju puncak lalu menurun seiring dengan dengan berjalannya waktu, atau sebaliknya dari atas turun sampai ke dasar lembah, kemudian naik lagi.  Tapi tidak jarang juga kita berada pada kondisi stagnan dalam suatu periode waktu.

Adakah dari setiap penggalan waktu yang kita lewati dalam hidup ini bisa memberikan makna bagi diri kita atau orang lain ?  Semestinya kita bisa mengintrospeksi diri dalam setiap periode tertentu.  Hudup akan lebih berarti apabila setiap waktu bisa memiliki makna, setidaknya bagi diri kita sendiri.  Adakalanya perlu kita perlu menyusun sebuah rencana untuk bisa melewati suatu penggalan waktu, agar dalam penggalan waktu tersebut hidup kita bisa memiliki makna seperti yang kita inginkan.  Betapa indahnya hidup kita, sekiranya setiap waktu yang kita lewati dapat memiliki makna dan warna yang terang bagi diri sendiri atau orang banyak.

Sekali kita melakukan seuatu pekerjaan yang bisa memberikan kepuasan lahir atau pun bathin, maka tidak akan sulit bagi kita untuk mengulangi pekerjaan tersebut.  Bahkan tidak jarang kita akan ‘ketagihan’ untuk melakukan pekerjaan tersebut. 

Mari bikin hidup penuh warna & penuh makna.

 Salam,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: